Dulu, mungkin 10-15 tahun yang lalu. Anak sekolahan dilarang untuk merokok. Saya masih ingat, karena waktu itu ada sodara saya yang pernah bercerita kalo di sekolah itu ga boleh bawa komik, mainan, apalagi ngerokok.
Kemarin siang, setelah jumatan di mesjid Istiqomah Bandung, saya makan di sebuah warung pinggir jalan sindang sono tepat depan sma almamater saya, Sma 20 bandung. Menyadari bahwa kayanya semakin kesini tuh anak-anak Warzo (semacam geng gaulnya 20) semuanya ngerokok. Semakin kesini pun kita menyadari bahwa budaya rokok memang sangat biasa.
Memang saat ini sekolah *menurut saya* tidak mendidik anak-anaknya untuk tidak merokok. Dimulai dari guru2nya yang juga ngerokok. Dan Peraturan sekolah yang berbunyi :
Dilarang merokok selama masih menggunakan atribut sekolah dan berada di lingkungan sekolah
*Setidaknya itu di almamater saya dulu*
Nah, adakah yang menyadari keanehan pada peraturan tersebut..?
Yap, secara tidak langsung, peraturan tersebut cuma ga mau nama sekolahnya jelek gara2 anak2nya doyan ngerokok. Bukan mendidik untuk tidak merokok. Sekolah ga peduli mau anaknya ngerokok separah apapun, as long as si anak ga pake atribut sekolah. Bukan melarang anak-anak nya secara personal untuk tidak merokok karena rokok itu efeknya bukan kesekolah, tapi kesehatan personal manusianya.
Saya sudah jenuh, ama orang-orang perokok, Ga ada baik-baiknya. Kotor lah, polusi udara lah, ngabisin duit lah, seenaknya lah. well, lingkungan saya memang dipenuhi orang-orang seperti itu.
Postingan Offense
Pikiran random saat makan siang.
